Erick Thohir: Bangun Timnas Butuh Proses, Bukan Hasil Cepat

Erick Thohir: Bangun Timnas Butuh Proses, Bukan Hasil Cepat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Presiden FIFA Gianni Infantino-By Instagram Erick Thohir-

DISWAY.ID - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya proses dalam membangun kekuatan tim nasional Indonesia di bawah asuhan pelatih John Herdman. Hal ini disampaikannya usai kemenangan meyakinkan tim Garuda pada ajang FIFA Series 2026.

Pernyataan tersebut merujuk pada pandangan Herdman yang menekankan bahwa membangun tim nasional tidak bisa dilakukan secara instan. Pelatih asal Kanada itu menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers prapertandingan perdananya, Kamis, menjelang laga melawan Saint Kitts dan Nevis.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat, Indonesia berhasil meraih kemenangan telak 4-0.

“Dan seperti yang saya sampaikan, John juga bikin statement bagus bahwa membangun tim nasional itu bukan sekejap, tapi perlu proses yang panjang. Beliau sampaikan komitmen beliau, ya tinggal kita mendukung,” kata Erick dalam acara PSSI Awards di Jakarta, Sabtu.

Erick juga mengingatkan bahwa performa tim nasional tidak selalu stabil. Ia menilai dukungan publik menjadi faktor penting dalam perjalanan tim.

“Beliau juga beri statement yang namanya tim nasional kadang naik, kadang turun, kita harus bener-bener sama-sama terus mendukung. Yang penting tim nasionalnya punya program yang baik gitu,” tambah dia.

Sebelumnya, Herdman menegaskan bahwa proses pembentukan tim dilakukan secara bertahap. Ia menyebut tidak ada jalan pintas dalam membangun skuad yang kompetitif.

Sejak ditunjuk sebagai pelatih dua bulan lalu, Herdman telah menyiapkan rencana jangka panjang hingga tiga tahun ke depan. Target utamanya adalah membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.

Kemenangan atas Saint Kitts dan Nevis pun dinilai Erick sebagai awal yang positif bagi era baru timnas Indonesia. Ia melihat hasil tersebut sebagai momentum untuk kembali membangun mimpi tampil di ajang sepak bola terbesar dunia, setelah gagal lolos pada edisi sebelumnya.

Selanjutnya, Indonesia dijadwalkan menghadapi Bulgaria pada laga terakhir FIFA Series yang akan berlangsung di SUGBK, Senin malam. Pada pertandingan sebelumnya, Bulgaria tampil impresif dengan kemenangan besar 10-2 atas Kepulauan Solomon.

Tim asal Eropa tersebut tercatat telah tampil di Piala Dunia sebanyak tujuh kali. Saat ini, Bulgaria menempati peringkat 87 dunia, unggul 35 peringkat dari Indonesia yang berada di posisi 122.

Meski menghadapi lawan yang secara peringkat lebih unggul, Erick menegaskan timnas Indonesia harus tetap tampil percaya diri dan berani mengambil inisiatif permainan.

“Pertandingan nanti menurut saya sangat baik karena kita diberi kesempatan bertanding dengan ranking 87 dunia, Bulgaria. Tapi ya beranilah lawan lah. Kita harus coba yang terbaik sebagai tuan rumah,” kata dia. *

Sumber: