Kodam XIII/Merdeka dan Bulog Perkuat Kolaborasi Jaga Ketahanan Pangan di Sulut dan Gorontalo

Kodam XIII/Merdeka dan Bulog Perkuat Kolaborasi Jaga Ketahanan Pangan di Sulut dan Gorontalo

Pangdam XIII/Merdeka, Letjen Mirza Agus-Dok Antara-

DISWAY.ID - Kodam XIII/Merdeka bersama Perum Bulog membangun sinergi mendukung program ketahanan pangan di Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo. 

"Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi pihak Bulog dalam menjaga stabilitas ekonomi di masyarakat," kata Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, di Manado, Sabtu  28 Maret 2026.

Pangdam mengatakan pihaknya mendapatkan kunjungan dari Wakil Direktur Utama (Wadirut) Perum Bulog Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq pekan lalu. 

Pertemuan tersebut membahas peran strategis Kodam XIII/Merdeka dan PT Bulog dalam menjaga ketersediaan bahan pokok, terutama beras serta menjaga kestabilan harga di pasaran. 

Kunjungan tersebut selain bertujuan sebagai sarana silaturahmi dalam masa kehangatan lebaran, tetapi untuk mempererat hubungan kerja sama dan komunikasi antara Kodam XIII/Merdeka, 

“Kunjungan silaturahmi ini menegaskan komitmen bersama antara Kodam XIII/Merdeka dan Bulog dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo” ujar Pangdam XIII/Merdeka. 

Wadirut Bulog pada pertemuan tersebut mengapresiasi atas dukungan dan sinergi yang telah terbangun dengan jajaran Kodam XIII/Merdeka selama ini. 

Menurut dia, kehadiran TNI memberikan jaminan dalam pelaksanaan operasional Bulog di lapangan, sehingga program pemerintah di bidang pangan dapat berjalan efektif. 

Pertemuan pun membahas tentang potensi penguatan sinergi di masa depan, termasuk peningkatan koordinasi dalam pelaksanaan operasi pasar bersama, monitoring distribusi, serta dukungan kepada kelompok tani dan masyarakat penerima manfaat program pangan nasional. 

Pangdam mengatakan jajarannya sementara mencari lokasi yang tepat untuk mendukung program mencetak sawah baru.

"Direncanakan ada sekitar 100 hektare untuk program mencetak sawah baru," ujarnya. *

Sumber: