Stok Melimpah, Harga Terkendali! Mentan Pastikan Pangan Aman Saat Lebaran 1447 H
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman-Dok Antara-
DISWAY.ID - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pasokan pangan nasional selama Lebaran 1447 Hijriah berada dalam kondisi stabil dan terkendali. Hal ini dinilai membawa dampak positif bagi seluruh pihak, mulai dari petani, pedagang, hingga masyarakat sebagai konsumen.
Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu 22 Maret 2026, Mentan menyebut momentum Lebaran tahun ini menjadi kabar baik bagi sektor pangan nasional yang tetap terjaga dari sisi produksi, stok, hingga harga.
“Lebaran tahun ini kita syukuri bersama. Produksi baik, stok cukup, harga stabil. Petani tetap berproduksi, pedagang bisa berdagang, masyarakat bisa membeli dengan harga terjangkau," kata Mentan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah terus menjaga keseimbangan harga pangan agar tidak merugikan salah satu pihak, baik petani maupun masyarakat.
“Harga pangan tidak boleh terlalu tinggi karena memberatkan masyarakat, tetapi juga tidak boleh terlalu rendah karena merugikan petani. Pemerintah harus menjaga keseimbangan itu,” tegasnya.
Pengawasan harga pun dilakukan secara ketat melalui koordinasi lintas sektor, terutama untuk mengantisipasi praktik penimbunan dan permainan harga yang kerap terjadi saat Ramadhan dan Idul Fitri.
"Lebaran tahun ini adalah kemenangan untuk semua, berkah untuk semua," ucap Amran.
Lebih lanjut, Mentan memastikan ketersediaan stok pangan nasional tetap aman baik menjelang maupun saat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kondisi tersebut menciptakan suasana Lebaran 2026 yang kondusif dan membahagiakan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Dari pantauan di berbagai pasar tradisional dan modern, harga berbagai kebutuhan pokok terpantau stabil dan stok tersedia cukup," ujarnya.
Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja bersama dari berbagai upaya, mulai dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, pengawasan distribusi, hingga pengendalian harga di pasar.
“Kita ingin semua tersenyum. Petani tersenyum karena harga hasil panen baik, pedagang tersenyum karena barang tersedia dan bisa dijual, dan masyarakat juga tersenyum karena harga pangan terjangkau. Itulah tujuan pemerintah menjaga pangan,” ucap Amran.
Dari sisi cadangan, Mentan memaparkan bahwa stok nasional berada dalam kondisi sangat kuat. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog mencapai sekitar 4,09 juta ton, ditambah stok beras di masyarakat sekitar 11–12 juta ton, serta potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton.
Dengan total sekitar 28 juta ton, stok beras nasional diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga sekitar 11 bulan ke depan. Produksi beras pun menunjukkan tren peningkatan seiring berlangsungnya panen raya di berbagai daerah.
“Produksi kita meningkat, panen raya terjadi di banyak daerah, Februari, Maret dan April banyak panen di berbagai daerah, sehingga stok beras nasional sangat kuat. Produksi kita sudah berada di atas kebutuhan konsumsi nasional,” jelasnya.
Sumber: