Iran Tembak Rudal ke Pangkalan Militer Inggris di Diego Garcia, Jaraknya 5000 Km

Iran Tembak Rudal ke Pangkalan Militer Inggris di Diego Garcia, Jaraknya 5000 Km

Ilustrasi perang AS dan israel vs Iran--

DISWAY.ID — Iran dilaporkan meluncurkan serangan menggunakan dua rudal balistik ke pangkalan militer Inggris yang dimanfaatkan oleh Amerika Serikat di Pulau Diego Garcia, Samudra Hindia. Informasi ini disampaikan media internasional yang mengutip sumber dari Iran.

Laporan tersebut berasal dari Al Jazeera yang mengutip kantor berita Iran Mehr News Agency. Dalam laporan itu disebutkan adanya serangan, meski tanpa rincian teknis lebih lanjut terkait dampak maupun jenis rudal yang digunakan.

Secara geografis, jarak dari Teheran ke Pulau Diego Garcia yang berada di gugus Kepulauan Chagos diketahui mencapai lebih dari 5.000 kilometer. Jarak tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan potensi jangkauan militer yang cukup jauh.

Media juga menyoroti bahwa serangan ke wilayah yang sangat terpencil tersebut mengindikasikan kemampuan rudal Iran kemungkinan lebih besar dari yang selama ini diperkirakan oleh pihak lawan.

Ketegangan di kawasan sendiri masih berlanjut. Iran disebut terus melancarkan serangan ke wilayah Israel serta target militer Amerika Serikat di Timur Tengah, sebagai respons atas serangan gabungan kedua negara pada 28 Februari lalu.

Dalam perkembangan yang disebut terjadi pada hari pertama operasi militer tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan gugur. Selain itu, ratusan siswi sekolah dasar di Iran selatan juga dilaporkan tewas setelah bangunan sekolah mereka terkena serangan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengkritik keputusan pemerintah Inggris yang mengizinkan penggunaan pangkalan militernya oleh Amerika Serikat.

Ia bahkan menyinggung langsung Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dalam pernyataannya.

"Sebagian besar rakyat Inggris tidak ingin terlibat dalam perang pilihan Israel-AS terhadap Iran. Dengan mengabaikan rakyatnya sendiri, Starmer membahayakan nyawa warga Inggris dengan mengizinkan pangkalan-pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran. Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri," tulis Araghchi di X.

Pernyataan itu muncul setelah pemerintah Inggris pada Jumat (20 Maret) menyetujui penggunaan pangkalan-pangkalan militernya oleh Amerika Serikat untuk menyerang lokasi yang disebut sebagai situs rudal Iran. *

 

Sumber: