Jelang Lebaran, Jasa Marga Manado-Bitung Siagakan Layanan Tol untuk Pengguna Jalan
-Dok ANTARA/Karel A Polakitan-
DISWAY.ID - Menghadapi arus perjalanan selama libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Jasa Marga Manado-Bitung menegaskan kesiapan operasionalnya untuk memastikan kelancaran lalu lintas di ruas tol yang dikelola perusahaan tersebut.
Direktur Teknik dan Operasi Jasa Marga Manado-Bitung, Tamjianto, mengatakan pihaknya telah menggelar apel siaga operasional sebagai langkah persiapan menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
"Apel siaga operasional yang kami lakukan untuk memastikan kesiapan kita dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya pada periode libur hari raya Idul Fitri," kata Tamjianto usai apel siaga operasional di Manado, Rabu 11 Maret 2026.
Menurutnya, masa libur Lebaran selalu menjadi periode krusial bagi pengelola jalan tol karena tingginya volume kendaraan yang melintas. Oleh karena itu, pelayanan yang maksimal harus dipastikan agar perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.
Pelayanan selama libur panjang tersebut, kata Tamjianto, juga menjadi momen penting bagi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan kepada pengguna jalan.
"Kita harus memberikan pelayanan maksimal demi tercapainya lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat," ujarnya.
Melalui apel siaga tersebut, ia berharap seluruh tim satuan tugas operasional dapat menjalankan tugas secara profesional dengan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Salah satu fokus utama adalah memastikan seluruh unsur Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol terpenuhi. Hal ini mencakup kesiapan layanan di gerbang tol, area istirahat atau rest area, serta kondisi jalur tol yang dikelola perusahaan.
Selain itu, pihaknya juga memastikan kondisi infrastruktur tol tetap andal, mulai dari kualitas pengerasan jalan, fungsi drainase, keamanan lereng, hingga kelengkapan sarana penunjang di sepanjang ruas tol.
Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, kegiatan konstruksi yang berpotensi mengganggu lalu lintas juga akan dihentikan sementara selama periode operasional Lebaran. Kebijakan ini mengacu pada keputusan bersama yang melibatkan sejumlah instansi terkait.
Dalam pengelolaan lalu lintas, Jasa Marga Manado-Bitung juga akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian Pekerjaan Umum. Kerja sama tersebut dilakukan untuk memantau kondisi arus kendaraan sekaligus mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi menjaga kelancaran perjalanan.
Perusahaan juga memanfaatkan teknologi digital untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time melalui pusat kendali Jasa Marga Tollroad Command Center serta platform digital yang tersedia, termasuk JID dan Travoy.
Selain pemantauan lalu lintas, strategi komunikasi kepada pengguna jalan juga disiapkan. Informasi mengenai kondisi jalan tol maupun imbauan perjalanan akan disampaikan secara berkala kepada masyarakat.
"Terpenting yaitu memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada seluruh pengguna jalan," katanya.
Sumber: