Gandeng Bandara Samrat, Pemkab Sangihe Genjot Promosi Wisata Bahari dan Petualangan
dok Bandara--
DISWAY.ID, Manado - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menjalin kolaborasi dengan PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado untuk memperluas promosi sektor pariwisata. Kerja sama ini difokuskan pada optimalisasi bandara sebagai pintu masuk utama wisatawan ke Sulawesi Utara.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menilai langkah tersebut sebagai strategi penting untuk memperkenalkan potensi daerahnya ke pasar yang lebih luas.
"Kesepakatan ini menjadi langkah strategis memperkuat promosi pariwisata Sangihe kepada wisatawan domestik maupun mancanegara melalui pintu gerbang Bandara Samrat," kata Michael Thungari di Manado, Sulut, Selasa.
Dalam implementasinya, promosi akan dilakukan di sejumlah area strategis Bandara Internasional Samrat Manado. Bentuknya antara lain pemasangan logo serta materi visual pariwisata yang menonjolkan identitas Sangihe.
Tak hanya itu, akan disiapkan stan khusus atau tourism corner sebagai pusat informasi wisata bagi para penumpang. Kegiatan promosi juga direncanakan dalam bentuk pagelaran seni dan budaya khas Sangihe yang digelar di area bandara.
Melalui kolaborasi ini, Pemkab berharap Sangihe semakin dikenal sebagai destinasi unggulan wisata bahari dan petualangan di Sulawesi Utara. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada PT Angkasa Pura Indonesia yang mendukung promosi tersebut tanpa membebankan biaya kepada pemerintah daerah.
Ia menambahkan, dalam dua tahun terakhir sektor pariwisata Sulawesi Utara menunjukkan tren positif. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Manado terus meningkat dan bahkan disebut menjadi salah satu destinasi favorit selain Bali. Kondisi ini dinilai membuka peluang besar bagi Sangihe untuk mengembangkan dan memasarkan potensi wisatanya.
Menurutnya, wisatawan yang datang ke Sangihe umumnya merupakan pencinta wisata petualangan. Perjalanan menuju wilayah tersebut sudah menjadi bagian dari pengalaman tersendiri, dimulai dengan transportasi laut dari Manado, lalu dilanjutkan perjalanan darat melintasi pegunungan.
Sejumlah destinasi unggulan yang ditawarkan antara lain Gunung Api Bawah Laut Banua Wuhu, Kampung Mahangetang, Pantai Pananuareng, Pulau Kalama, Air Terjun Malega, hingga Puncak Nawirahi.
Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Samrat Manado, Radityo Ari Purwoko, menyebut jumlah wisatawan internasional yang datang melalui bandara tersebut terus bertumbuh.
Ia mencatat pada 2024 terdapat 226.001 penumpang internasional. Angka itu meningkat pada 2025 menjadi 268.063 penumpang internasional, atau naik sekitar 19 persen.
Wisatawan mancanegara yang datang didominasi oleh turis asal Tiongkok dengan kontribusi sekitar 70 persen.
Radityo juga menjelaskan bahwa PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) telah menyiapkan ruangan untuk fasilitas Tourism Information Center (TIC) yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara.
Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk mendistribusikan brosur dan berbagai materi promosi wisata kepada para penumpang yang datang maupun berangkat melalui Bandara Samrat Manado. *
Sumber: