Bulog Sulut Gelar 64 Titik GPM, Warga Lebih Mudah Akses Pangan Murah Saat Puasa 2026
Beras bulog--
DISWAY.ID, Manado – Perum Bulog Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) menggencarkan distribusi pangan murah selama bulan puasa 2026. Bersama pemerintah daerah, TNI dan Polri, Bulog memastikan masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Langkah tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di berbagai titik strategis, terutama di kawasan permukiman warga.
"Bulog bersama instansi terkait terus mendistribusikan pangan murah ke masyarakat melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di beberapa titik disiapkan di Sulut," kata Kakanwil Bulog Sulutgo, Ermin Tora, di Manado, Selasa 24 Februari 2026.
Sebanyak 64 lokasi GPM telah disiapkan dan tersebar di berbagai wilayah Sulawesi Utara. Dengan sebaran tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah menjangkau bahan pangan tanpa harus bergantung pada fluktuasi harga pasar.
Dalam program ini, sejumlah komoditas dijual dengan harga yang telah ditetapkan. Beras SPHP dipasarkan Rp58 ribu per 5 kilogram, minyak goreng 'Minyakita' Rp15 ribu per liter, gula pasir Rp16.500 per liter, serta telur ayam Rp50 ribu per baki.
"Jadi, masyarakat semakin dekat dengan produk pangan murah," katanya.
Ermin menambahkan, kehadiran GPM tidak hanya bertujuan membantu daya beli masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen pengendalian harga. Dengan suplai langsung ke warga, tekanan permintaan di pasar dapat ditekan sehingga harga lebih stabil dan laju inflasi tetap terkendali.
Ia memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman. Hingga saat ini, cadangan beras di gudang Bulog dinilai sangat mencukupi untuk kebutuhan penyaluran sampai Juni 2026.
Tercatat, stok beras di gudang Bulog Sulut mencapai 15 ribu ton. Selain itu, tersedia pula 145 ribu kilogram gula dan 190 ribu liter minyak goreng.
Menurut Ermin, jumlah tersebut masih akan terus bertambah. Pasalnya, Bulog SulutGo saat ini aktif menyerap gabah dan beras hasil produksi petani di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Dengan cadangan yang memadai itu, Bulog optimistis kebutuhan pangan selama Ramadhan tetap tercukupi dan harga bahan pokok dapat terjaga stabil di pasaran. *
Sumber: