Iran Memanas, PBB Peringatkan Risiko Eskalasi di Tengah Gertakan Amerika Serikat
Bendera nasional Iran -ANTARA/Xinhua/Shadati/aa.-
DISWAY.ID - Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah memicu kekhawatiran serius dari pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Wakil juru bicara PBB, Farhan Haq, mendesak semua pihak untuk menahan diri demi mencegah pecahnya konflik yang lebih besar di Iran, terutama menyusul rentetan aksi protes dan tekanan retorika dari Amerika Serikat.
"Tentunya, kami berharap agar semua langkah dapat dilakukan untuk menghindari eskalasi konflik di Iran. Sekretaris Jenderal (PBB) berulang kali menjelaskan bahwa kawasan tidak mampu menanggung eskalasi situasi di sana," kata Haq kepada awak media pada Jumat (23/1).
PBB menegaskan bahwa jalur diplomasi adalah harga mati dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Iran, termasuk isu krusial mengenai program nuklirnya. Haq menekankan bahwa negosiasi tetap menjadi instrumen utama yang dipercayai badan dunia tersebut untuk meredam gejolak yang ada.
Situasi kian memanas setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman serangan militer jika Teheran terus memacu pengembangan rudal dan nuklir. Tak hanya itu, Trump juga menyatakan dukungannya terhadap para pengunjuk rasa dan secara terang-terangan menyebut bahwa Iran memerlukan kepemimpinan baru.
Di sisi lain, Teheran tidak tinggal diam menghadapi gertakan tersebut. Presiden Iran Masoud Pezeshkian memberikan peringatan keras bahwa setiap serangan yang ditujukan kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, merupakan deklarasi perang skala penuh. *
Sumber: