PLN Pastikan Listrik Pulau Siau Pulih 100 Persen Pascabanjir dan Longsor

PLN Pastikan Listrik Pulau Siau Pulih 100 Persen Pascabanjir dan Longsor

Banjir bandang Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut--

DISWAY.ID - Pasokan listrik di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, dipastikan kembali normal sepenuhnya setelah sempat terganggu akibat banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 5 Januari 2026. PT PLN (Persero) menyatakan pemulihan sistem kelistrikan telah mencapai 100 persen dan seluruh pelanggan terdampak kini kembali menikmati layanan listrik.

Pemulihan dilakukan secara bertahap namun cepat, dengan fokus utama pada wilayah yang terdampak paling parah. Sebanyak 10.232 pelanggan yang sebelumnya mengalami pemadaman kini telah tersambung kembali ke jaringan listrik PLN.

Manager PLN UP3 Tahuna, Dimas Adhi Prabowo, menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan tersebut merupakan hasil kerja intensif seluruh personel PLN yang diturunkan langsung ke lapangan sejak pascabencana.

"PLN UP3 Tahuna berkomitmen penuh untuk memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Siau, kami langsung mengerahkan tim teknis untuk melakukan percepatan pemulihan dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan. Saat ini, kami pastikan seluruh pelanggan terdampak sebanyak 10.232 pelanggan, telah kembali mendapatkan pasokan listrik secara normal," ujar Dimas.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa langkah cepat pemulihan kelistrikan di Pulau Siau mencerminkan komitmen PLN untuk tetap hadir dan sigap dalam situasi darurat.

"Ini merupakan wujud komitmen PLN untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya pada situasi darurat pascabencana," kata Usman.

Ia menambahkan, proses pemulihan dilakukan dengan tetap mengedepankan keselamatan petugas maupun masyarakat sekitar. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras tim teknis di lapangan serta dukungan dan koordinasi yang solid dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan para pemangku kepentingan lainnya.

"Ke depan PLN UID Suluttenggo akan terus memperkuat sistem kelistrikan, terutama di wilayah rawan bencana, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan layanan," ujar Usman.

Dalam proses pemulihan, PLN menghadapi sejumlah tantangan, terutama akses menuju beberapa lokasi jaringan yang tertutup material longsor serta kerusakan pada infrastruktur kelistrikan. Meski demikian, hambatan tersebut dapat diatasi berkat sinergi yang kuat antara PLN, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat setempat.

PLN juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Pulau Siau atas dukungan dan pengertian selama proses pemulihan berlangsung. Evaluasi dan penguatan sistem kelistrikan akan terus dilakukan, khususnya di wilayah rawan bencana, sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko ke depan.

Dengan pulihnya pasokan listrik secara menyeluruh, diharapkan aktivitas sosial, pelayanan publik, serta pergerakan ekonomi masyarakat Pulau Siau dapat kembali berjalan normal dan lancar. *

Sumber: