AS Kaji Kemungkinan Akuisisi Greenland, Denmark Tegas Menolak

AS Kaji Kemungkinan Akuisisi Greenland, Denmark Tegas Menolak

Kabin Terapung di Greenland, Photo by Benjamin Story - Visit East Greenland--

sulut.disway.id - Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump beserta tim keamanan nasionalnya tengah menilai kemungkinan membeli wilayah Greenland. Pernyataan ini disampaikan juru bicara Gedung Putih pada Rabu waktu setempat, menegaskan bahwa proses pembahasan masih berlangsung.

Pemerintah AS menekankan bahwa diplomasi menjadi jalur utama dalam komunikasi terkait wacana tersebut, namun mereka tidak menutup kemungkinan menimbang opsi lain jika diperlukan. Sementara itu, pihak Denmark dan otoritas Greenland kembali menyatakan dengan tegas bahwa wilayah tersebut bukan untuk dijual, menegaskan posisi kedaulatan mereka.

Nilai Strategis Greenland bagi Keamanan Nasional AS

Greenland dinilai memiliki peranan penting dalam pertahanan Amerika Serikat karena letaknya di kawasan Arktik yang strategis. Sejak era Perang Dunia II, wilayah ini telah menjadi lokasi pangkalan militer AS yang digunakan untuk pengawasan dan pemantauan kawasan Arktik. Pemerintah Trump menyoroti posisi Greenland sebagai titik kunci dalam menjaga keamanan nasional dan pengendalian rute udara serta laut di utara benua Amerika.

Selain itu, lokasi Greenland dianggap penting dalam konteks modern, termasuk untuk sistem radar dan pertahanan rudal, serta dalam pengumpulan intelijen strategis. Letak geografisnya yang dekat dengan Kutub Utara membuat wilayah ini semakin krusial bagi perhitungan keamanan dan kekuatan militer Amerika Serikat.

Penolakan Denmark dan Dukungan Eropa

Denmark secara resmi menyatakan keberatan terhadap wacana akuisisi Greenland, menegaskan bahwa wilayah tersebut tetap berada di bawah kedaulatan Kerajaan Denmark. Pernyataan ini diperkuat oleh pemerintah Greenland sendiri, yang menekankan identitas politik dan otonomi lokal.

Beberapa negara Eropa lainnya menyatakan dukungan terhadap Denmark, menekankan prinsip kedaulatan dan integritas wilayah sebagai nilai penting dalam kerangka kerja NATO. Hal ini menunjukkan bahwa pembahasan akuisisi tidak hanya berdampak pada hubungan bilateral AS-Denmark, tetapi juga menjadi isu geopolitik yang lebih luas bagi aliansi internasional.

Implikasi dan Pertimbangan Masa Depan

Wacana pembelian Greenland menunjukkan bagaimana pertimbangan geopolitik dan keamanan nasional dapat memicu dialog lintas benua. Meskipun opsi pembelian dinilai oleh AS sebagai strategi untuk memperkuat pengaruh di Arktik, posisi Denmark dan dukungan Eropa menegaskan batasan kedaulatan yang jelas.

Bagi Amerika Serikat, Greenland tetap menjadi aset strategis, namun jalur diplomasi menjadi kunci dalam menjaga hubungan baik dengan sekutu dan meminimalkan gesekan politik internasional. Ke depan, pengawasan terhadap wilayah Arktik dan kerja sama pertahanan kemungkinan akan tetap menjadi prioritas tanpa harus melibatkan perubahan kepemilikan wilayah secara langsung.

Referensi

 

  1. Trump actively discussing potentially buying Greenland, White House says – BBC News

Sumber: